Pernah nggak sih kamu dengar kata “dinukil”? Kalau belum artikel ini cocok buat kamu.
Meski jarang digunakan, ternyata kata ini punya makna yang sama dengan “dikutip” lhoo, hanya saja nuansanya lebih klasik dan berwibawa. Yuk, kenalan lebih dekat dengan kata yang satu ini!
Apa Sih Arti “Dinukil”?
Contoh: Peneliti itu menukil hasil wawancara dari sumber terpercaya.
Contoh: Ia menukilkan nasihat itu pada batu peringatan di halaman pesantren.
Contoh: Pesan moral itu ternukil dalam naskah kuno Jawa.
Misalnya: Dalam sehari, sekitar 30 porsi mi goreng stroberi terjual, sebagaimana dinukil dari Indozone.
Bedanya “Dikutip” dan “Dinukil”
Secara makna, keduanya sama-sama menunjuk pada tindakan mengambil sumber dari tulisan atau ucapan orang lain.
Namun secara nuansa, ada perbedaan halus di antara keduanya:
"Dikutip” → terkesan modern dan umum, banyak digunakan di berita dan artikel populer.
"Dinukil” → terdengar klasik dan bernuansa sastra atau ilmiah, sering muncul dalam karya keagamaan, sejarah, atau tulisan akademik.
Contoh perbandingan:
Seperti dikutip dari Kompas…
Sebagaimana dinukil dari kitab Hilyatul Auliya…
Keduanya benar secara tata bahasa, tapi pilihan kata “dinukil” memberi kesan lebih dalam dan berkarakter.
Fungsi Kata “Dinukil” dalam Tulisan
Penggunaan kata memiliki fungsi penting yaitu:
1. Memberi kejelasan sumber informasi
Menunjukkan bahwa pernyataan yang disampaikan berasal dari sumber lain yang kredibel.
2. Menambah bobot tulisan
Tulisan terasa lebih akademis, formal, dan berwibawa.
3. Membangun kepercayaan pembaca
Dengan mencantumkan sumber, pembaca tahu informasi yang dibaca bukan karangan belaka.
4. Memberi variasi bahasa
Agar tulisan tidak monoton dengan selalu menggunakan kata “dikutip”
Contoh Penggunaan “Dinukil” dalam Kalimat
Sebagaimana dinukil dari Indozone, menu mi goreng stroberi jadi favorit pelanggan setiap akhir pekan.
Imam Syafi’i pernah berkata, sebagaimana dinukil dalam kitab Hilyatul Auliya, “Ajarkan mereka kitab Allah tanpa memaksa.”
Cerita itu dinukil dari naskah kuno yang ditemukan di perpustakaan Keraton Yogyakarta.
Kesimpulan
Kata “dinukil” bisa jadi alternatif menarik buat kamu yang sering menulis artikel, karya ilmiah, atau bahkan caption media sosial dengan gaya formal. Meski jarang terdengar di percakapan sehari-hari, penggunaannya bisa bikin tulisanmu tampak lebih kaya kosa kata dan berkelas.
Jadi, mulai sekarang, coba ganti frasa “dikutip dari” dengan sebagaimana dinukil dari”. Selain terdengar lebih elegan, kamu juga ikut melestarikan kosa kata bahasa Indonesia yang indah tapi sering terlupakan.
