Saya suka sekali dengan pisang goreng dan tempe kering/tempe orek buatan ibu saya, namanya ibu Yuliana Suratinem. Ibu saya kalau dibilang yang pandai memasak tidak juga, pernah dihari ulang tahunku (2 Desember 2025) aku minta dibuatkan untuk membuat cireng yang aku lihat dari YouTube, gagal total (ga gagal 100 persen cuman kalau udah ditinggal lama bakal lembek seperti nyimak) sepertinya salah di adonan tepung. Terlalu banyak tepung yang dimasukkan. Seharusnya cireng menggunakan tepung tapioka karena butuh adonan lagi kami punya tepung garut (yang aku beli karna asam lambung) jadi ya rasanya gitu ada manisnha tepungnya. Cireng dibuat banyak dan akhirnya adonan tepung yang tersisa dibuat cilok goreng. Habis sih aku makan dikemudian hari
Namun, entah mengapa kali ini saya ingin menyimpan resep dari ibu saya. Harappnya bisa recreate nanti kalau saya mencoba bisa dengan rasa yang sama persis.
Kesukaan pisang goreng ini karena tanggal 13 Desember 2025 ada arisan di keluarga saya. Ibu saya membuat agar-agar, kacang rebus, pisang rebus. Selain itu beli roti. Dokumentasi di sini
Lalu kemarin dan hari ini (13-14 Desember 2025) ibu saya membuat pisang goreng. Enak sekali pisangnya sampai habis. Beda sekali dengan pisang goreng yang dibuat dia sebelumnya yang ini sedikit beda.





