Lakuin Ini Jika Kamu Ingin Artikelmu Dilirik Editor IDN Times

Berangkat dari obrolan di grup komunitas whatsapp menjadicontentwriter, ada satu pertanyaan yang bikin aku nulis artikel ini yaitu: “Gimana sih supaya artikel kita lolos dan dilirik editor IDN Times?”

Di sini aku bakal berbagi pengalaman pribadi, sekaligus beberapa tips yang bisa kamu terapkan.

Pengalaman Singkatku Nulis di IDN Times

Sebenarnya aku belum lama menulis di IDN Times — baru mulai sekitar September 2025. Bahkan setelah itu belum konsisten menulis karena lagi fokus bangun blog ini. Tapi ternyata salah satu artikelnya berhasil terbit hanya dalam waktu sekitar tiga hari.

Waktu itu aku menulis informasi lowongan kerja Bank Indonesia. Padahal sebelumnya aku sudah menulis beberapa artikel lain, tapi justru artikel tentang BI itulah yang dilirik editor. Kenapa? Karena topiknya lagi trending.

Sebelum menulis, aku memang sudah melakukan research dulu menggunakan Google Trends. Aku cek topik apa yang paling banyak dicari, dan ketemulah bahwa BI sedang buka pendaftaran. Setelah itu, aku lihat contoh artikelnya di IDN Times untuk memahami gaya penulisannya, lalu kupelajari beberapa panduan di YouTube. 

Oh ya, waktu itu aku belum tahu kalau di IDN Times juga ada IDN Community di instagram. Ini penting banget buat pemula.

Ikutin Rekomendasi Topik Pilihan Editor

Di IDN Times Community, setiap hari Senin biasanya ada upload topik pilihan editor. Pemula sangat direkomendasikan untuk menulis dari daftar topik ini karena:

  1. Topiknya sudah disesuaikan standar mereka.
  2. Editor lebih mudah mempertimbangkan artikel kita.
  3. Kesempatan terbit lebih besar karena sesuai kebutuhan redaksi.

Bisa nggak nulis topik lain?

Tentu bisa. Tapi kalau kamu belum dikenal editor, lebih aman ikut topik pilihan mereka dulu.

Alternatif lainnya, kamu bisa menulis topik yang sedang trending atau info lowongan kerja — seperti yang aku lakukan. Ini ampuh banget buat bikin namamu cepat dikenal.

Kalau sudah menentukan topik, pilih yang memang kamu suka supaya menulisnya bisa lebih enjoy.

Jangan Lupa Baca Panduan Menulis IDN Times

IDN Times sudah menyediakan panduan resmi di akun Community dan blog mereka. Dibahas lengkap mulai dari: cara menulis judul, aturan gambar, format tulisan, hingga hal teknis lainnya.

Kalau kamu lebih suka versi video, kamu bisa nonton penjelasan dari YouTuber yang membahas tutorial menulis di IDN Times. 

Rekomendasi channel YouTube: @gustinnotes

Link

Ini sangat membantu, terutama kalau kamu pemula.

Cek Lagi Sebelum Submit

Sebelum klik submit, pastikan tidak ada typo, kalimatnya jelas, sumber gambar valid, struktur tulisan rapi. Editor lebih suka artikel yang minim revisi karena mempermudah mereka dalam menilai.

Rajin Menulis Itu Kunci

Waktu aku lagi semangat-semangatnya, aku bisa menulis sampai tiga artikel sehari. Dari total 14 artikel yang kutulis, 7 di antaranya berhasil terbit. Sisanya masih on hold, dan setelah itu aku berhenti menulis karena ada urusan lain.

Tapi dari pengalaman itu, satu hal yang terasa banget adalah: konsistensi nulis bikin peluang terbit makin besar. Kalau bisa, usahakan menulis satu artikel setiap hari atau setidaknya beberapa kali dalam seminggu.

Kesimpulan 

Agar artikelmu lebih mudah dilirik editor IDN Times, ini yang harus kamu lakukan:

  1. Ikuti topik pilihan editor.
  2. Atau pilih topik trending dan info lowongan kerja.
  3. Baca panduan menulis IDN Times.
  4. Cek tulisan sebelum submit.
  5. Rajin menulis agar namamu semakin dikenal.

Semangat teman-teman! Semoga artikel kalian cepat terbit dan semakin berkembang sebagai penulis di IDN Times. Kalau ada pertanyaan lain bisa hubungi aku ya. 

JANGAN LUPA CEK TULISAN AKU YAA

https://www.idntimes.com/author/elisabeth-beta-harwila-1v1gb


elhrwla

Hi! Aku Beta, seorang blogger dari Jogja. Aku suka mereview buku, film, dan makanan. Selamat datang di blogku ya. Selamat membaca.

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال