Empat Idola Cowok yang Menemani Fase-Fase Hidupku


Setiap orang punya cara masing-masing untuk bertahan dan menikmati hidup. Ada yang lari ke musik, ada yang tenggelam di film, ada juga yang tiba-tiba jadi pengamat bulu tangkis tiap ada turnamen besar. Aku sendiri, menyadari satu hal: cowok-cowok ini, idola-idolaku, secara nggak langsung ikut nemenin perjalanan hidup dari remaja sampai sekarang.

1. Shawn Mendes: Masa SMP 

Aku pertama kali kenal Shawn Mendes waktu SMP. Saat itu, lagu Imagination sering banget aku dengar, entah dari YouTube, teman, atau timeline Twitter. Dari situ aku mulai menyukai gaya musiknya—melankolis tapi tidak murahan. Shawn bukan hanya penyanyi, dia jadi semacam soundtrack kehidupan di masa-masa serba bingung dan mulai belajar memahami perasaan.

2. Nanon Korapat: Dari Satu Seri, Lanjut ke Maraton Tanpa Henti

Nanon Korapat ini aku temukan secara tidak sengaja lewat salah satu seri Thailand. Awalnya cuma nonton karena review bagus, tapi lama-lama jadi penasaran sama dia. Aktingnya natural, pembawaannya juga nggak dibuat-buat. Setelah mengetahui nama dan biodatanya, saya mulai menonton semua proyek yang pernah dia mainkan. Bukan karena sekedar ganteng, tapi karena kualitas akting dan konsistensinya.

3. Anthony Ginting: Idola yang Bikin Bangga karena Nyata

Aku bukan penggemar olahraga garis keras, tapi Ginting beda. Pertama kali lihat dia main di tahun 2018, langsung kagum. Nggak cuma soal teknik atau gelar yang dia bawa, tapi juga semangatnya. Di tengah dunia hiburan yang penuh gimmick, Ginting hadir sebagai sosok nyata—atlet yang kerja keras dan membawa nama Indonesia di mata dunia.

4. Greg Hsu: Aktor yang Punya Gaya Film Utama Lintas Negara

Greg Hsu mungkin belum terlalu sering dibicarakan di sini, tapi dia salah satu aktor favoritku. Dia berasal dari Taiwan, tapi juga punya proyek film Korea. Namanya sering aku salah ketik (kadang Greg Shu, kadang malah Hsu-nya hilang), tapi kualitas aktingnya tidak pernah gagal. Ada kedalaman di tiap tiapnya, dan itu membuat aku betah mengikuti karya-karyanya. Dia ga cuman jago main film/drama, tapi juga bisa nyanyi



Empat nama, empat bidang berbeda, tapi semuanya punya tempat sendiri dalam perjalanan hidup. Mereka bukan sekedar idola yang dilihat dari layar, tapi juga jadi pengingat bahwa ada banyak cara untuk berkarya, memberi dampak, dan menginspirasi orang lain tanpa harus selalu tampil berlebihan.

Nih buat jajan

Daftar pustaka: AI

elhrwla

Hi! Aku Beta, seorang blogger dari Jogja. Aku suka mereview buku, film, dan makanan. Selamat datang di blogku ya. Selamat membaca.

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال