Pengen Jadi Editor




Sumber: dokumentasi pribadi

Setelah berhasil mengunggah artikel di IDN Times, tekad saya semakin bulat untuk menjadi seorang editor. Saya sadar perjalanan ini masih panjang, karena untuk bisa sampai ke tahap itu, saya harus menulis ratusan artikel terlebih dahulu. Menurut saya, pekerjaan ini sederhana: hanya butuh laptop, koneksi internet, dan keinginan untuk mengetik. Saat ini, saya masih berada di tahap awal, tanpa pengalaman khusus di bidang jurnalistik.

Latar belakang saya adalah ekonomi, namun sampai sekarang saya belum benar-benar menemukan passion di bidang itu, baik sebagai ekonom maupun peneliti. Justru, saya mulai jatuh cinta pada dunia tulis-menulis. Pengalamanlah yang membawa saya ke titik ini—mulai dari magang sebagai penulis artikel, hingga menjadi asisten dosen yang sering membantu menulis. Dari situ saya belajar banyak, dan bertekad menghasilkan tulisan yang berkualitas.

Saya ingin memiliki karya yang bisa dikenang, dengan nama saya tertera di dalamnya. Perjalanan saya penuh jatuh bangun: pernah ikut lomba tapi selalu gagal, pernah menulis lima artikel hanya untuk bisa mengunggah satu, bahkan sempat ditolak ketika melamar magang sebagai penulis konten. Meski begitu, saya tidak menyerah. Semua pengalaman itu justru membentuk diri saya.

Selain menjadi editor, saya juga punya mimpi menerbitkan buku—mungkin berawal dari tulisan-tulisan di blog pribadi, seperti gaya Raditya Dika yang pernah saya baca melalui Kambing Jantan . Saya pun berencana membuat blog bernama thanksstan sebagai wadah karya saya. Tidak harus dibaca banyak orang, karya terpenting itu bisa menjadi sesuatu yang dikenang.

Semoga suatu hari nanti saya bisa mewujudkan mimpi ini. Untuk itu, saya masih membutuhkan banyak sumber belajar menulis. Apakah ada bootcamp yang bisa saya ikuti?

Nih buat jajan

elhrwla

Hi! Aku Beta, seorang blogger dari Jogja. Aku suka mereview buku, film, dan makanan. Selamat datang di blogku ya. Selamat membaca.

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال